Posts

Showing posts with the label Cermin

CARA KHILAFAH MEMBERANTAS LGBT

Image
Oleh : KH. Hafidz Abdurrahman LGBT adalah singkatan dari lesbian, gey, biseks dan transgender. Lesbian adalah sebutan bagi perempuan yang mempunyai kecenderungan dan mencintai sesama perempuan. Gey adalah sebutan bagi laki-laki yang mempunyai kecenderungan dan mencintai sesama laki-laki. Bisek adalah sebutah bagi perempuan dan laki-laki yang mempunyai kecenderungan dan mencintai dua pasangan, sesama perempuan dan atau laki-laki. Sedangkan transgender adalah sebutan bagi perempuan atau laki-laki yang menampilkan diri dengan sosok yang berbeda dengan gendernya.  LGBT Bukan Fitrah Dengan tegas Allah menyatakan, fitrah manusia diciptakan dengan dua jenis, laki [dzakar] dan perempuan [untsa] [Q.s. al-Hujurat: 13]. Allah pun memberikan kepada masing-masing syahwat kepada lawan jenisnya [Q.s. Ali ‘Imran: 14]. Karena itu, Allah menetapkan, bahwa mereka dijadikan hidup berpasangan dengan sesama manusia, pria dengan wanita. Tujuannya, agar nalurinya terpenuhi, sehingga hidupnya sakinah...

Abdurrahman AL-Ghafiqi, Gubernur Andalusia, Penakluk Eropa

Image
S esudah Khalifah Umar bin Abdul Aziz membersihkan tanganya, usai menghadiri pemakaman putra pamannya, Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, dia mengdakan pergantian para gubernur dan pejabat secara besar-besaran. Di Antara pejabat baru yang dilantik adalah as-Samah bin Malik al Khaulani yang bertanggung jawab atas seluruh Andalusia (sekarang Spanyol dan Portugal) dan beberapa kota yang telah ditaklukkannya di Prancis. Gubernur baru ini segera menempati tempat dinasnya di Spanyol. Dia langsung mengamati situasi dan mencari sahabat-sahabat baik yang bisa membantunya. Yang pertama kali dia tanyakan adalah, “Masih adakah generasi tabi’in senior di sini?”, Orang-orang menjawab, “Masih, di sini masih ada seorang tabi’in utama bernama Abdurrahman al-Ghafiqi.” Lalu mereka memuji ilmu dan keahlian tabi’in tersebut tentang hadis-hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, perannya dalam jihad, kerinduannya akan syahadah fi sabilillah dan zuhud terhadap kesenangan dunia. Dia...

Islam dan Penghapusan Kasta

Image
D ampak terjadinya penaklukan di Andalusia adalah terjadinya pernikahan bangsa atau umat penakluk   dengan penduduk setempeat. Dengan proses asimilasi dan kulturisasi itulah, maka penyebaran Islam semakin pesat di Andalusia. Dari sana, lahir generasi baru, yang merupakan anak-anak keturunan penduduk asli Andalusia yang masuk Islam, dengan orang-orang Arab dan Barbar, sedangkan ibunya berasal dari Andalusia. Melalui pernikahan ini, sekat antara bangsa atau umat pendatang dan penduduk asli tidak ada lagi. Terlebih, setelah wilayah ini menjadi wilayah Islam, sehingga akidah Islamlah yang menjadi satu-satunya ikatan yang mengikat mereka. Islam tidak hanya menghilangkan sekat ini, tetapi juga sekat lain yang selama ini mengakar dalam kehidupan bangsa Spanyol, di bawah rezim apartheid. Sekat kasta, yang telah membelah masyarakat, benar-benar dihapuskan oleh Islam. Sampai-sampai penguasa dan rakyat jelata duduk dan berdiri sederajat di hadapan mahkamah, saat mere...

Keberhasilan Thariq Bin Ziyad

Image
K eberhasilan Thariq bin Ziyad menaklukkan Andalusia, Spanyol, tidak bisa dilepaskan dari peranan yang dimainkan oleh Musa bin Nushair yang saat itu merupakan wali Khilafah Umayyah di Afrika. Harus dicatat, bahwa penaklukkan Andalusi, Spanyol adalah pintu gerbang untuk membebaskan Konstantinopel, yang dijanjikan oleh Nabi SAW. “Kelak, Konstantinopel akan ditaklukkan melalui tangan seorang lelaki. Sebaik-baik pasukan adalah pasukannya, dan sebaik-baik panglima adalah panglimanya”. [HR Ahmad] Itulah yang sebenarnya menjadi mimpi Musa bin Nushair dan Thariq bin Ziyad. Ketika itu, Konstantinopel memang benar-benar sulit ditaklukkan oleh kaum Muslim dari arah Timur. Banyak pasukan Khilafah Umayyah yang dikirim ke sana, namun tak kunjung berhasil menaklukkannya. Disinilah, Musa bin Nushair kemudian mulai berpikir untuk memasuki semua wilayah Eropa, untuk menaklukkan Italia, Yugoslavia, Rumania, Bulgaria, kemudia wilayah Konstantinopel. Menariknya, Musa bin Nushair saat ...

Pidato Thariq bin Ziyad Saat Penaklukan Andalusia

Image
S etelah Thariq bin Ziyad berhasil menyeberangi Selat Gibraltar, saat itu pasuka Roderic semakin dengan pasukan Islam, Thariq bin Ziyad berdiri di hadapan pasukannya. Dia memuji Allah, lalu mendorong kaum Muslim untuk berjihad. Dengan mengatakan: “Wahai sekalian pasukan kaum Muslimin! Ke mana kalian akan pergi? Lautan ada di belakang dan musuh ada di hadapan kalian. Maka demi Allah, kalian tidak punya pilihan lain, kecuali bersungguh-sungguh dan bersabar! Ketahuilah, bahwa kalian di pulau ini jauh lebih mengenaskan dari pada anak-anak yatim. Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan persenjataan serta bahan makanan yang lengkap. Sementara kalian sama tidak mempunyai   tempat berlindung selain pada pedang-pedang kalian. Kalian tidak punya perbekalan kecuali apa yang berhasil kalian rampas dari musuh-musuh kalian. Jika perang ini berkepanjangan dan kalian tidak segera mengatasinya, maka kekuatan kalian akan habis. Berhati-hatilah, musuh kalian yang m...